KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja program pensiun wajib tumbuh positif hingga September 2026. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, untuk program pensiun wajib yang terdiri Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun untuk Aparatur Sipil Negara, TNI, dan Polri, total aset mencapai Rp 1.310,94 triliun. “Total aset mencapai Rp 1.310,94 triliun atau tumbuh sebesar 7,02% year on year (YOY),” ujar Ogi dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Oktober 2026, Kamis (5/11/2026).
OJK Catat Nilai Aset Program Pensiun Wajib Tumbuh 7,02% pada September 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja program pensiun wajib tumbuh positif hingga September 2026. Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, untuk program pensiun wajib yang terdiri Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun pada BPJS Ketenagakerjaan serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun untuk Aparatur Sipil Negara, TNI, dan Polri, total aset mencapai Rp 1.310,94 triliun. “Total aset mencapai Rp 1.310,94 triliun atau tumbuh sebesar 7,02% year on year (YOY),” ujar Ogi dalam Konferensi Pers Asesmen Sektor Jasa Keuangan dan Kebijakan OJK Hasil RDKB Oktober 2026, Kamis (5/11/2026).
TAG: