KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan profil risiko lembaga jasa keuangan pada Februari 2022 masih terjaga. Regulator mencatatkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross perbankan menurun menjadi sebesar 3,08%. Walaupun terdapat penyesuaian likuiditas perbankan sebagai dampak kebijakan kenaikan GWM Bank Indonesia, namun likuiditas industri perbankan pada Februari 2022 masih berada pada level yang sangat memadai. Hal tersebut tercermin dari rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit dan Alat Likuid/DPK masing-masing sebesar 147,33% dan 32,72%.
OJK Catat NPL Gross Perbankan Turun Jadi 3,08% pada Februari 2022
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan profil risiko lembaga jasa keuangan pada Februari 2022 masih terjaga. Regulator mencatatkan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) gross perbankan menurun menjadi sebesar 3,08%. Walaupun terdapat penyesuaian likuiditas perbankan sebagai dampak kebijakan kenaikan GWM Bank Indonesia, namun likuiditas industri perbankan pada Februari 2022 masih berada pada level yang sangat memadai. Hal tersebut tercermin dari rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit dan Alat Likuid/DPK masing-masing sebesar 147,33% dan 32,72%.