OJK Catat Pembiayaan Modal Ventura per Juli 2026 Capai Rp 16,32 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan modal ventura mengalami kontraksi per Juli 2026. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menerangkan nilai pembiayaan modal ventura tercatat sebesar Rp 16,32 triliun per Juli 2026. 

"Nilai pembiayaan per Juli 2026 mengalami kontraksi sebesar 0,46% secara Year on Year (YoY)," ucap Agusman dalam konferensi pers RDK OJK, Senin (7/9).

Baca Juga: Piutang Pembiayaan Multifinance Rp 513,05 Triliun per Juli 2026, Tumbuh 2,01%


Jika ditelaah berdasarkan data OJK, kondisi pembiayaan industri per Juli 2026 terbilang membaik, dibandingkan posisi per Juni 2026. Adapun pembiayaan modal ventura per Juni 2026 mencatatkan kontraksi sebesar 0,48% YoY, dengan nilai mencapai Rp 16,28 triliun.

Mengenai kondisi per Mei 2026, OJK menyampaikan pembiayaan modal ventura sempat mengalami pertumbuhan sebesar 0,09% dengan nilai mencapai Rp 16,36 triliun.

Lebih lanjut, OJK mencatat nilai aset industri modal ventura per Juli 2026 sebesar Rp 27,69 triliun. Nilai itu bertumbuh 1,99%, jika dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 27,15 triliun.

Sementara itu, OJK sempat menyebut fenomena tech winter masih menjadi perhatian bagi industri modal ventura saat ini, khususnya untuk modal ventura berbasis Venture Capital Corporation (VCC). Agusman bilang hal itu membuat modal ventura cenderung lebih selektif dalam melakukan penyaluran.

Dalam menyikapi kondisi tersebut, Agusman mengatakan industri modal ventura mulai melakukan penyesuaian strategi bisnis. Dia bilang salah satunya lain dengan memperluas kegiatan usaha kepada pasangan usaha dan/atau debitur yang bergerak di sektor riil. Hal itu juga sebagai bagian dari upaya adaptasi terhadap kondisi pasar. 

Baca Juga: Literasi Dana Pensiun 22,21%, OJK Sebut Banyak Masyarakat Belum Siap Pensiun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News