KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rasio klaim lini asuransi kredit tercatat masih berada di level yang tinggi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pendapatan premi asuransi kredit mencapai Rp 6,69 triliun per April 2026, sedangkan nilai klaim tercatat sebesar Rp 6,66 triliun. "Dengan demikian, angka rasio klaimnya mencapai 99,48%," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (23/6). Melihat kondisi itu, Ogi mendorong industri untuk terus mewaspadai risiko peningkatan kualitas kredit yang dapat berdampak pada frekuensi dan besaran klaim. Dengan demikian, dia bilang penguatan underwriting, monitoring portofolio, dan manajemen risiko tetap menjadi faktor yang sangat penting untuk dilakukan industri.
OJK Catat Rasio Klaim Lini Asuransi Kredit Capai 99,48% per April 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rasio klaim lini asuransi kredit tercatat masih berada di level yang tinggi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pendapatan premi asuransi kredit mencapai Rp 6,69 triliun per April 2026, sedangkan nilai klaim tercatat sebesar Rp 6,66 triliun. "Dengan demikian, angka rasio klaimnya mencapai 99,48%," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (23/6). Melihat kondisi itu, Ogi mendorong industri untuk terus mewaspadai risiko peningkatan kualitas kredit yang dapat berdampak pada frekuensi dan besaran klaim. Dengan demikian, dia bilang penguatan underwriting, monitoring portofolio, dan manajemen risiko tetap menjadi faktor yang sangat penting untuk dilakukan industri.