JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri perbankan untuk menyalurkan kredit ke sektor-sektor ramah lingkungan. Sebagai salah satu upaya, wasit lembaga keuangan itu berencana melakukan uji coba pembiayaan berkelanjutan atau sustainable finance untuk pertanian organik, tahun depan. Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perbankan I OJK Mulya E. Siregar mengungkapkan, selama ini sudah banyak sustainable finance. Namun,belum ada pembiayaan berkelanjutan untuk sektor pertanian organik. Sehingga nantinya, OJK akan mengajak perbankan untuk masuk pasa pembiayaan berkelanjutan di sektor tersebut. "Kami akan membuat pilot project untuk terjun ke pertanian organik, mulai dari penyediaan bibit, penanaman sampai dengan panen. Itu harus dikawal sehingga bisa berjalan dengan baik. Kami akan coba mulai 2016," kata Mulya di Jakarta, Jumat (16/10).
OJK gagas kredit untuk pertanian organik
JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong industri perbankan untuk menyalurkan kredit ke sektor-sektor ramah lingkungan. Sebagai salah satu upaya, wasit lembaga keuangan itu berencana melakukan uji coba pembiayaan berkelanjutan atau sustainable finance untuk pertanian organik, tahun depan. Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Perbankan I OJK Mulya E. Siregar mengungkapkan, selama ini sudah banyak sustainable finance. Namun,belum ada pembiayaan berkelanjutan untuk sektor pertanian organik. Sehingga nantinya, OJK akan mengajak perbankan untuk masuk pasa pembiayaan berkelanjutan di sektor tersebut. "Kami akan membuat pilot project untuk terjun ke pertanian organik, mulai dari penyediaan bibit, penanaman sampai dengan panen. Itu harus dikawal sehingga bisa berjalan dengan baik. Kami akan coba mulai 2016," kata Mulya di Jakarta, Jumat (16/10).