OJK: Lini Properti hingga Kredit Jadi Tulang Punggung Asuransi Umum



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat lini asuransi harta benda, kendaraan bermotor, dan kredit masih menjadi penopang utama kinerja premi industri asuransi umum hingga kuartal I-2026.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, ketiga lini usaha tersebut memberikan kontribusi terbesar terhadap total premi industri asuransi umum per Maret 2026.

“Berdasarkan data posisi Maret 2026, tiga lini usaha pada industri asuransi umum yang menjadi penopang utama meliputi lini usaha harta benda (properti), kendaraan bermotor, serta kredit,” tulis Ogi dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, belum lama ini.


Baca Juga: Gadai Emas di Budi Gadai Indonesia Meningkat 24,1% hingga April 2026

Ogi merinci, premi lini asuransi harta benda tercatat sebesar Rp 8,47 triliun atau berkontribusi 25,18% terhadap total premi industri asuransi umum. Sementara itu, premi asuransi kendaraan bermotor mencapai Rp 5,84 triliun atau setara 17,37% dari total premi industri.

Adapun lini asuransi kredit membukukan premi sebesar Rp 4,73 triliun dengan kontribusi sebesar 14,05% terhadap total premi industri asuransi umum.

"Ketiga lini usaha itu masih menjadi tulang punggung pertumbuhan premi industri asuransi umum di tengah dinamika perekonomian domestik," tuturnya.

Baca Juga: Mencermati Dampak Penyesuaian Dokumen Polis Asuransi Jiwa

Ogi menilai prospek ketiga lini tersebut masih cukup kuat hingga akhir tahun ini. Selain itu, lini asuransi kesehatan juga diperkirakan tetap menjadi salah satu penopang utama industri ke depan.

“Dalam beberapa waktu terakhir, lini usaha kesehatan juga menunjukkan perkembangan positif sehingga diproyeksikan ke depannya tetap menjadi penopang utama industri asuransi umum,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News