KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai meningkatnya tren masyarakat yang memperlakukan hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga membuka peluang baru bagi industri asuransi di Indonesia, khususnya pada segmen asuransi hewan. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, kebutuhan perlindungan kesehatan hewan peliharaan mulai menjadi perhatian, terutama di kalangan masyarakat perkotaan yang memiliki pengeluaran cukup besar untuk perawatan medis hewan, termasuk rawat inap hingga tindakan operasi. “Fenomena meningkatnya peran hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga, khususnya di kalangan masyarakat perkotaan, menjadi salah satu peluang pengembangan produk asuransi,” tulis Ogi dalam lembar jawaban tertulis OJK, Kamis (9/4/2026).
OJK Lirik Potensi Asuransi Hewan di Tengah Tren Pet Humanization
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai meningkatnya tren masyarakat yang memperlakukan hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga membuka peluang baru bagi industri asuransi di Indonesia, khususnya pada segmen asuransi hewan. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, kebutuhan perlindungan kesehatan hewan peliharaan mulai menjadi perhatian, terutama di kalangan masyarakat perkotaan yang memiliki pengeluaran cukup besar untuk perawatan medis hewan, termasuk rawat inap hingga tindakan operasi. “Fenomena meningkatnya peran hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga, khususnya di kalangan masyarakat perkotaan, menjadi salah satu peluang pengembangan produk asuransi,” tulis Ogi dalam lembar jawaban tertulis OJK, Kamis (9/4/2026).