OJK: Peluang Asuransi Syariah Dalam Mendukung Ekosistem Haji dan Umrah Masih Besar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai peluang penguatan peran industri asuransi syariah dalam mendukung ekosistem haji dan umrah masih sangat besar.

Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan OJK juga mendukung upaya pengembangan ekosistem penyelenggaraan haji dan umrah.

"Salah satunya melalui penguatan sinergi dengan kementerian terkait dan seluruh pemangku kepentingan, termasuk industri asuransi syariah," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (1/9/2026).


Baca Juga: Wujudkan Rencana Impian di BRI Consumer Expo 2026 Medan

Selain itu, Ogi menerangkan OJK juga mendorong perusahaan asuransi syariah untuk terus meningkatkan kapasitas dan mengembangkan produk yang mampu memberikan perlindungan lebih komprehensif bagi jemaah haji dan umrah.

Dia mengatakan perluasan peran asuransi syariah diharapkan tidak hanya meningkatkan perlindungan terhadap berbagai risiko dalam penyelenggaraan haji dan umrah. Namun, dia bilang hal itu juga mendukung pertumbuhan industri. 

Hingga Juni 2026, Ogi menyebut kinerja industri asuransi syariah masih menunjukkan tren yang positif. Dia bilang total aset industri asuransi syariah mencapai Rp 51,51 triliun.

"Nilainya tumbuh 8,36%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya," ucapnya.

Baca Juga: Tokio Marine Life Perkirakan Unitlink Pendapatan Tetap Masih Jadi Pilihan Menarik

Ogi menambahkan pangsa aset asuransi syariah terhadap industri asuransi komersial juga meningkat dari 5,06% menjadi 5,32% per Juni 2026. Dia berpendapat hal itu menunjukkan prospek pengembangan industri syariah ke depan masih cukup baik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News