OJK: Pembiayaan Modal Ventura Rp 16,35 Triliun Capai per April 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan modal ventura mengalami perbaikan per April 2026.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menerangkan nilai pembiayaan modal ventura tercatat sebesar Rp 16,35 triliun per April 2026.

"Nilai pembiayaan per April 2026 mengalami kontraksi sebesar 0,87% secara year on year (YoY)," ucap Agusman dalam konferensi pers RDK OJK, Jumat (5/6).


Jika ditelaah berdasarkan data OJK, kondisi kontraksi pembiayaan per April 2026 terbilang membaik dibandingkan posisi per Maret 2026. Adapun pembiayaan modal ventura per Maret 2026 mencatatkan kontraksi sebesar 0,95% YoY, dengan nilai mencapai Rp 16,57 triliun.

Baca Juga: Kredit Fintech P2P Tumbuh 26%, Kredit Macet Dekati Batas Aman di 4,62%

Mengenai kondisi per Februari 2026, Agusman menerangkan pembiayaan modal ventura mencapai Rp 16,46 triliun atau tumbuh sebesar 0,73% YoY.

Lebih lanjut, OJK mencatat nilai aset industri modal ventura per April 2026 sebesar Rp 27,73 triliun. Nilai itu meningkat 3,31% dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 26,84 triliun.

Sementara itu, Agusman sempat menyampaikan industri modal ventura perlu melakukan sejumlah upaya untuk mendorong pertumbuhan pada tahun ini. Dia mengatakan industri modal ventura diharapkan memperluas skala usaha dengan tetap menjaga kualitas penyaluran serta memperkuat tata kelola dan manajemen risiko.

Melalui sejumlah upaya tersebut, Agusman memproyeksikan aset dan pembiayaan industri modal ventura masih berpeluang terus tumbuh pada 2026. Meski demikian, industri juga perlu mewaspadai tantangan berupa dinamika perekonomian yang mendorong penerapan analisis risiko dan selektivitas investasi yang lebih ketat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News