KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penjaminan sektor produktif masih mendominasi portofolio industri penjaminan hingga kuartal I-2026. Kondisi tersebut menunjukkan lembaga penjaminan masih berfokus mendukung pembiayaan sektor usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, berdasarkan data posisi Maret 2026, outstanding penjaminan produktif tercatat sebesar Rp 272,07 triliun. Nilai itu setara 70,32% dari total outstanding lembaga penjaminan yang mencapai Rp 386,87 triliun.
OJK: Penjaminan Sektor Produktif Tembus Rp 272 Triliun Kuartal I-2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penjaminan sektor produktif masih mendominasi portofolio industri penjaminan hingga kuartal I-2026. Kondisi tersebut menunjukkan lembaga penjaminan masih berfokus mendukung pembiayaan sektor usaha, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, berdasarkan data posisi Maret 2026, outstanding penjaminan produktif tercatat sebesar Rp 272,07 triliun. Nilai itu setara 70,32% dari total outstanding lembaga penjaminan yang mencapai Rp 386,87 triliun.
TAG: