OJK: Rencana Bank Syariah Pesaing BSI Masih Digodok



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan upaya menghadirkan bank syariah berskala besar yang dapat menjadi pesaing PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) masih terus berproses.

Saat ini, regulator masih berdiskusi dengan sejumlah pelaku industri mengenai arah pengembangan bisnis syariah, termasuk opsi pemisahan atau spin off unit usaha syariah (UUS).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, setelah terbentuknya Bank Syariah Nasional (BSN), OJK kini mendorong lahirnya pemain besar lain agar industri perbankan syariah semakin kompetitif.


Baca Juga: Ada Rencana Penghapusan KBMI 1, OJK: Belum Ada yang Mengajukan Konsolidasi

"Ya sekarang masih sedang work out. Setelah bank syariah nasional berdiri, sekarang masih ada pembicaraan dengan bank syariah lain," ujar Dian kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/7/2026).

Namun demikian, Dian belum bersedia mengungkapkan bank-bank yang sedang berdiskusi dengan OJK maupun skema yang akan ditempuh.

"Saya belum bisa disclose karena ada beberapa rencana yang memang sedang mereka pelajari. Ke depan arahnya seperti apa, termasuk spin off, itu masih mereka kaji," katanya.

Menurut Dian, sejumlah bank masih memperkuat strategi bisnis syariahnya sebelum menentukan langkah lanjutan. Karena itu, OJK masih menunggu hasil kajian masing-masing bank terkait pengembangan bisnis syariah mereka.

Baca Juga: Transaksi Valas Meningkat, Fee Based Income Perbankan Ikut Terdongkrak

Sebelumnya, OJK beberapa kali menyampaikan harapan agar industri perbankan syariah Indonesia tidak hanya bergantung pada satu pemain besar. Kehadiran bank syariah dengan skala yang lebih besar dinilai penting untuk memperluas pangsa pasar perbankan syariah nasional yang hingga kini masih berada di bawah dua digit serta meningkatkan daya saing industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News