KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fenomena lipstick effect marak terjadi di tengah tekanan ekonomi. Asal tahu saja, lipstick effect adalah fenomena di mana konsumen tetap membeli produk mewah berukuran kecil dan terjangkau sebagai bentuk pelarian atau kepuasan emosional saat kondisi ekonomi sedang sulit. Terkait hal itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai fenomena tersebut dapat mendorong penggunaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) di perusahaan pembiayaan atau multifinance untuk pembelian barang konsumsi yang dampaknya perlu dilihat secara menyeluruh. "OJK akan terus mencermati pola perilaku konsumsi masyarakat, termasuk fenomena lipstick effect, dalam perkembangan penggunaan BNPL," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (8/10).
OJK Sebut Fenomena Lipstick Effect Dapat Mendorong Penggunaan BNPL Multifinance
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Fenomena lipstick effect marak terjadi di tengah tekanan ekonomi. Asal tahu saja, lipstick effect adalah fenomena di mana konsumen tetap membeli produk mewah berukuran kecil dan terjangkau sebagai bentuk pelarian atau kepuasan emosional saat kondisi ekonomi sedang sulit. Terkait hal itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai fenomena tersebut dapat mendorong penggunaan layanan Buy Now Pay Later (BNPL) di perusahaan pembiayaan atau multifinance untuk pembelian barang konsumsi yang dampaknya perlu dilihat secara menyeluruh. "OJK akan terus mencermati pola perilaku konsumsi masyarakat, termasuk fenomena lipstick effect, dalam perkembangan penggunaan BNPL," ungkap Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (8/10).