OJK Siapkan Revisi Aturan RBB, Dorong Kredit Bank ke Program Strategis Pemerintah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) baru-baru ini mengungkap sedang menyiapkan revisi aturan Rencana Bisnis Bank (RBB). OJK nantinya akan mendorong bank untuk menyalurkan kredit kepada program strategis pemerintah.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi menyebut, penyesuaian aturan tersebut nantinya akan dituangkan dalam Rancangan Peraturan OJK (RPOJK). RPOJK ini akan mengerahkan penyaluran kredit perbankan agar selaras dengan agenda strategis nasional.

"Kita sedang merancang RPOJK untuk penyesuaian ketentuan RBB. Nah itu di dalamnya bagaimana kita mendukung bank bisa lebih masuk kepada program-program prioritas pemerintah," kata Friderica dalam acara Outlook Indonesia, Jakarta, Selasa (7/4/2026).


Baca Juga: 58 Juta Peserta JKN Tidak Aktif, BPJS Kesehatan Hadapi Tekanan Kepesertaan dan Biaya

Wanita yang akrab disapa Kiki itu menyebut sejumlah program pemerintah yang dapat didukung oleh penyaluran kredit bank, di antaranya adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), Program Tiga Juta Rumah, dan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hingga Januari 2026, OJK mencatat sektor keuangan telah menyalurkan total Rp 177,38 triliun pembiayaan untuk ketiga program tersebut. 

Secara rinci, hingga Januari 2026, realisasi pembiayaan untuk program MBG mencapai Rp 1,21 triliun yang disalurkan kepada 1.373 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG). Sedangkan untuk program KDKMP, realisasi pembiayaan mencapai Rp 174,73 triliun atau sekitar 83,20% dari target yang ditetapkan. 

Baca Juga: Rasio Klaim BPJS Kesehatan Tembus 111,86%, Tekanan JKN Semakin Berat

Kemudian untuk Program Tiga Juta Rumah yang ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), realisasi pembiayaan mencapai Rp 1,44 triliun untuk sekitar 11.468 unit rumah atau setara 3,28% dari target nasional.

"Kita tidak hanya menjaga sistem stabilitas keuangan kita, tetapi bagaimana juga memastikan sektor jasa keuangan ini bisa berkontribusi terhadap pencapaian program prioritas pemerintah dan pertumbuhan ekonomi nasional," kata Friderica.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News