OJK Soroti Gap Literasi dan Inklusi Keuangan yang Tembus 20% Lebih



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Astra Financial bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat edukasi keuangan melalui pelatihan Training of Trainers (ToT) bagi 1.000 peserta Penggerak Duta Literasi Keuangan.

Presiden Direktur Konglomerasi Keuangan Astra Hugeng Gozali mengatakan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan kampanye Gerakan Cakap Keuangan.

Menurut Hugeng, program tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan di tengah masih lebarnya kesenjangan dengan tingkat inklusi keuangan nasional.


Baca Juga: Dapen BCA Waspadai Volatilitas Pasar hingga Arus Kas Keluar Jelang Akhir 2026

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, tingkat literasi keuangan nasional tercatat sebesar 69,57%. Sementara itu, indeks inklusi keuangan telah mencapai 93,61%.

“Hal itu merupakan wujud komitmen dalam mendukung penguatan literasi keuangan di Indonesia. Kami bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk tujuan tersebut,” ujar Hugeng dalam keterangan resmi, Sabtu (12/9/2026).

Hugeng mengatakan, sebanyak 1.000 peserta yang dikukuhkan sebagai Duta OJK Peduli berasal dari berbagai kelompok masyarakat.

Peserta tersebut terdiri dari karyawan, mahasiswa, penggerak desa, serta fasilitator Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Baca Juga: AFPI Ungkap Tantangan Pindar Ekspansi ke Luar Jawa, Infrastruktur Jadi Kendala

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Ismail Riyadi mengatakan, kesenjangan antara tingkat inklusi dan literasi keuangan masih menjadi tantangan yang perlu segera ditangani.

“Gap yang cukup lebar antara inklusi keuangan 20% lebih adalah tantangan. Artinya, literasi keuangan harus ditingkatkan, tidak hanya paham, tetapi juga tahu, diikuti perubahan sikap dan perilaku,” ungkap Ismail.

Menurut Ismail, kolaborasi OJK dengan Astra Financial dapat membantu memperkecil kesenjangan tersebut.

Astra Financial dinilai turut mendukung upaya memperluas jangkauan edukasi keuangan kepada masyarakat.

Melalui Training of Trainers OJK Penggerak Duta Literasi (PEDULI) dan Seminar Gerakan Cakap Keuangan, kedua pihak mendorong peningkatan pemahaman masyarakat agar tidak berhenti pada pengetahuan, tetapi juga tercermin dalam sikap dan perilaku pengelolaan keuangan.

Baca Juga: BCA dan Ekosistem Blibli Tiket Hadirkan Kartu Kredit BCA Blibli Tiket Mastercard

Sementara itu, Hugeng menyampaikan, sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026, program literasi keuangan dan pembinaan UMKM Astra Financial telah menjangkau sekitar 390 kabupaten dan kota dengan lebih dari 60.000 penerima manfaat.

Program edukasi yang menyasar pelajar dan tenaga pengajar juga telah menjangkau 38 provinsi di Indonesia.

Selain edukasi, Astra Financial menyalurkan dana bergulir sebagai modal usaha kepada lebih dari 500 pelaku UMKM.

Langkah tersebut ditujukan untuk mendorong penguatan usaha dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News