KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai dinamika geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan bahan bakar minyak (BBM) dapat menjadi katalis percepatan adopsi kendaraan listrik di dalam negeri. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman mengatakan, kondisi tersebut perlu dicermati sebagai peluang bagi industri pembiayaan. “Dinamika geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan BBM perlu dicermati sebagai peluang percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia, sehingga industri multifinance dapat memperluas portofolio pembiayaan hijau,” ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis OJK, Rabu (8/4/2026).
OJK Soroti Peluang Pembiayaan Hijau di Tengah Risiko Pasokan BBM
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai dinamika geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan bahan bakar minyak (BBM) dapat menjadi katalis percepatan adopsi kendaraan listrik di dalam negeri. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman mengatakan, kondisi tersebut perlu dicermati sebagai peluang bagi industri pembiayaan. “Dinamika geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan BBM perlu dicermati sebagai peluang percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia, sehingga industri multifinance dapat memperluas portofolio pembiayaan hijau,” ujar Agusman dalam lembar jawaban tertulis OJK, Rabu (8/4/2026).
TAG: