KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak bisa hanya mengandalkan pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Perlu pendekatan yang lebih menyeluruh, termasuk memperluas akses pasar dan integrasi ke rantai pasok perusahaan besar. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan pengembangan UMKM harus dilakukan secara holistik, mulai dari peningkatan literasi keuangan, pendampingan usaha, hingga penguatan kapasitas bisnis. “OJK menilai bahwa penguatan UMKM memerlukan pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga literasi keuangan, pendampingan, serta perluasan akses pasar,” ujarnya dalam jawaban tertulis, dikutip Rabu (18/3/2026).
OJK: Tantangan UMKM Bukan Sekedar Pembiayaan, tapi Akses Pasar
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak bisa hanya mengandalkan pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR). Perlu pendekatan yang lebih menyeluruh, termasuk memperluas akses pasar dan integrasi ke rantai pasok perusahaan besar. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan pengembangan UMKM harus dilakukan secara holistik, mulai dari peningkatan literasi keuangan, pendampingan usaha, hingga penguatan kapasitas bisnis. “OJK menilai bahwa penguatan UMKM memerlukan pendekatan holistik yang tidak hanya berfokus pada pembiayaan, tetapi juga literasi keuangan, pendampingan, serta perluasan akses pasar,” ujarnya dalam jawaban tertulis, dikutip Rabu (18/3/2026).
TAG: