JAKARTA. Tingkat inklusi keuangan atau akses penduduk terhadap industri keuangan tercatat masih rendah. Pada 2013 saja, hanya 21,8% penduduk Indonesia yang mendapatkan akses ke industri keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun saban tahun memasang target pertumbuhan akses keuangan minimal 2%. Tahun ini, misalnya, akses keuangan naik penduduk ditargetkan tumbuh 4,03% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 2,16%. Setelah dua kali melampaui target tahunan, tahun depan OJK memasang target lebih tinggi. Harapannya semua kendala yang menyangkut akses masyarakat ke lembaga keuangan bisa lebih cepat terselesaikan.
OJK targetkan inklusi keuangan 2016 tumbuh 5%
JAKARTA. Tingkat inklusi keuangan atau akses penduduk terhadap industri keuangan tercatat masih rendah. Pada 2013 saja, hanya 21,8% penduduk Indonesia yang mendapatkan akses ke industri keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun saban tahun memasang target pertumbuhan akses keuangan minimal 2%. Tahun ini, misalnya, akses keuangan naik penduduk ditargetkan tumbuh 4,03% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 2,16%. Setelah dua kali melampaui target tahunan, tahun depan OJK memasang target lebih tinggi. Harapannya semua kendala yang menyangkut akses masyarakat ke lembaga keuangan bisa lebih cepat terselesaikan.