OJK Targetkan Penghimpunan Dana di Pasar Modal Capai Rp 250 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 250 triliun sepanjang 2026. Ini naik Rp 30 triliun dari target tahun 2025.

“Di pasar modal, penghimpunan dana ditargetkan mencapai Rp 250 triliun di 2026,” jelas Friderica Widyasari Dewi, Pejabat Sementara (Pjs) Ketua Dewan Komisioner OJK, Kamis (5/2/2026).


Pada 2025, penghimpunan dana di pasar modal mencapai Rp 274,80 triliun. Raihan tersebut di atas target yang dicanangkan tahun sebelumnya sebesar Rp 220 triliun.

Baca Juga: Dapat Dukungan Airlangga, OJK Bakal Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal

Jika dirinci, dari 20 emiten baru itu dana segar yang berhasil dihimpun mencapai Rp 14,41 triliun. Lalu dari gelaran Penawaran Umum Terbatas (PUT) mencapai Rp 47,97 triliun.

Kemudian ada penerbitan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dari 11 korporasi dengan total dana Rp 10,63 triliun. Penghimpunan dana paling banyak ada di PUB EBIS Tahap I dan II senilai Rp 201,80 triliun dari 170 penerbitan.

Baca Juga: BEI, KSEI dan OJK Siapkan Pembenahan Pasar Modal, Ini Hasil Pertemuan dengan MSCI

Menilik pipeline OJK per 31 Desember 2025, terdapat 29 rencana penawaran umum dengan nilai indikatif mencapai Rp 22,28 triliun. Rinciannya, 10 rencana IPO dengan perkiraan nilai sebesar Rp 1,66 triliun.

Kemudian ada tiga perusahaan akan melakukan PUT senilai Rp 6,66 triliun. Lalu, empat rencana penawaran umum EBUS sebesar Rp 10,63 triliun dan 12 rencana penerbitan PUB EBIS Tahap I dan II senilai Rp 11,17 triliun.

Selanjutnya: BoE Tahan Suku Bunga 3,75%, Voting Ketat Buka Peluang Pemangkasan Tahun Ini

Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Besok Jumat 6 Februari 2026, Keadaan Harmonis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News