KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menetapkan sejumlah nama calon anggota direksi terpilih Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk masa jabatan 2026–2030. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, surat terkait nama-nama calon direksi BEI tersebut sudah disampaikan pihaknya kepada Bursa. Nantinya, kata Hasan, nama-nama sesuai surat OJK tersebut akan diumumkan oleh BEI.
“Untuk pengangkatannya nanti diagendakan dan dilakukan oleh pemegang saham dalam RUPST BEI pada tanggal 29 Juni 2026,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: Loyo, Rupiah Kembali Ditutup Melemah ke Rp 17.794 Per Dolar AS Hari Ini (18/6) Dalam pemberitaan sebelumnya, OJK telah memilih Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama BEI. Saat ini, Jeffrey menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI menggantikan Iman Rachman. Jeffrey akan didampingi oleh Saidu Solihin sebagai Direktur Penilaian Perusahaan dan Irvan Susandy sebagai Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa. OJK juga memilih Yulianto Aji Sadono sebagai Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan serta Abdul Munim sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko. Lalu, kursi Direktur Pengembangan akan dijabat oleh Iding Pardi, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia. Terakhir, posisi Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum akan diisi oleh Umi Kulsum.
Baca Juga: Strategi Optimalkan Cuan di Tengah Rotasi Aset ke Safe Haven Berikut daftar lengkap calon direksi BEI periode 2026–2030:
- Direktur Utama: Jeffrey Hendrik
- Direktur Penilaian Perusahaan: Saidu Solihin
- Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Irvan Susandy
- Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Yulianto Aji Sadono
- Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Abdul Munim
- Direktur Pengembangan: Iding Pardi
- Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum: Umi Kulsum
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News