KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perusahaan pembiayaan atau multifinance sebesar Rp 12,81 triliun per Februari 2026. Nilainya tumbuh 55,85% secara year on year (YoY). Jika dilihat, pertumbuhan pembiayaan BNPL per Maret 2026 tercatat menguat dibandingkan posisi per Februari 2026. Adapun pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 53,53% YoY, dengan nilai Rp 12,59 triliun per Februari 2026. Mengenai hal itu, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menyampaikan pertumbuhan kinerja BNPL perusahaan pembiayaan yang menguat tak terlepas dari meningkatnya permintaan pembiayaan oleh masyarakat.
OJK Ungkap Penyebab Pembiayaan Paylater Multifinance Melesat Awal 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penyaluran pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater perusahaan pembiayaan atau multifinance sebesar Rp 12,81 triliun per Februari 2026. Nilainya tumbuh 55,85% secara year on year (YoY). Jika dilihat, pertumbuhan pembiayaan BNPL per Maret 2026 tercatat menguat dibandingkan posisi per Februari 2026. Adapun pembiayaan BNPL oleh perusahaan pembiayaan tumbuh sebesar 53,53% YoY, dengan nilai Rp 12,59 triliun per Februari 2026. Mengenai hal itu, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menyampaikan pertumbuhan kinerja BNPL perusahaan pembiayaan yang menguat tak terlepas dari meningkatnya permintaan pembiayaan oleh masyarakat.
TAG: