KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai tekanan dan volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal tahun 2026 berpotensi memengaruhi kinerja investasi industri asuransi, khususnya pada instrumen saham. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, dalam kondisi pasar yang berfluktuasi, perusahaan asuransi cenderung melakukan penyesuaian portofolio investasi secara lebih hati-hati. “Dalam kondisi pasar yang berfluktuasi, perusahaan asuransi umumnya melakukan penyesuaian portofolio investasi secara hati-hati untuk menjaga profil risiko dan kesesuaian dengan kewajiban jangka panjang,” tulis Ogi dalam jawaban tertulis PPDP RDK OJK, beberapa waktu lalu.
OJK: Volatilitas IHSG Berpotensi Tekan Kinerja Investasi Saham Asuransi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai tekanan dan volatilitas Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal tahun 2026 berpotensi memengaruhi kinerja investasi industri asuransi, khususnya pada instrumen saham. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, dalam kondisi pasar yang berfluktuasi, perusahaan asuransi cenderung melakukan penyesuaian portofolio investasi secara lebih hati-hati. “Dalam kondisi pasar yang berfluktuasi, perusahaan asuransi umumnya melakukan penyesuaian portofolio investasi secara hati-hati untuk menjaga profil risiko dan kesesuaian dengan kewajiban jangka panjang,” tulis Ogi dalam jawaban tertulis PPDP RDK OJK, beberapa waktu lalu.