KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank BCA Syariah mulai mempersiapkan diri untuk naik kelas ke Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 di tengah dorongan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar bank-bank KBMI 1 memperkuat permodalan dan skala bisnisnya. OJK sendiri mendorong bank KBMI 1 melakukan penguatan melalui konsolidasi, peningkatan modal, maupun pengembangan kapasitas bisnis, meski belum memutuskan penghapusan kelompok KBMI 1. Seperti diketahui sebelumnya, OJK ingin menyederhanakan klasifikasi bank dengan menghapus KBMI 1, alias yang memiliki modal inti Rp3 triliun hingga Rp6 triliun. Itu dapat ditempuh melalui penguatan fundamental dan konsolidasi bank-bank berukuran mini. OJK mengatakan imbauan itu memang masih bersifat persuasif saja.
Direktur BCA Syariah Eduard Guntoro Purba mengatakan, hingga saat ini OJK masih sebatas memberikan imbauan kepada bank-bank KBMI 1 untuk melakukan penguatan secara menyeluruh dan belum menetapkan kebijakan penghapusan kelompok tersebut.
Baca Juga: Ada Rencana Penghapusan KBMI 1, OJK: Belum Ada yang Mengajukan Konsolidasi "Ini sebenarnya mengikuti imbauan OJK terkait penguatan finansial dan konsolidasi KBMI 1. Sampai saat ini belum ditetapkan apakah KBMI 1 akan dihapus sehingga seluruhnya naik ke KBMI 2," ujar Eduard saat paparan kinerja perseroan, Selasa (11/8/2026). Menurut Eduard, regulator meminta bank-bank KBMI 1 melakukan evaluasi terhadap kemampuan keuangan, struktur organisasi, serta rencana bisnis jangka panjang. Selain itu, penguatan juga diarahkan pada aspek permodalan, baik melalui pertumbuhan organik maupun langkah anorganik seperti konsolidasi, kolaborasi, akuisisi, atau tambahan setoran modal dari pemegang saham. "Bagi kami di BCA Syariah yang paling penting adalah bagaimana menyiapkan diri, termasuk rencana jangka panjang dan infrastruktur yang membuat kapasitas kami siap," katanya. Ia menjelaskan, keputusan mengenai penambahan modal sepenuhnya berada di tangan pemegang saham dalam hal ini PT Bank Central Asia Tbk (BCA). Namun apabila tambahan modal diberikan dan membawa BCA Syariah naik ke kelompok KBMI 2, perseroan mengaku telah siap untuk melakukan ekspansi bisnis.
Baca Juga: Update Rencana Penghapusan KBMI 1, OJK: Tunggu Dokumen UU P2SK "Kalau tiba-tiba ada tambahan modal untuk kami langsung menjadi KBMI 2, tentu Alhamdulillah. Dengan begitu BCA Syariah bisa melayani masyarakat lebih luas, lebih kuat, dan menjadi Sahabat Berkah yang lebih besar lagi," ujarnya. Selain memperkuat modal, BCA Syariah juga terus meningkatkan kesiapan infrastruktur teknologi, kapasitas operasional, serta tata kelola perusahaan (good corporate governance). Langkah tersebut dinilai penting agar perseroan mampu memenuhi kebutuhan bisnis yang lebih besar apabila status KBMI meningkat. Eduard menambahkan, strategi penguatan tersebut sejalan dengan visi jangka panjang BCA Syariah untuk menjadi bank syariah yang mampu menghadirkan solusi keuangan yang semakin lengkap bagi masyarakat.
Perseroan juga terus mengembangkan inovasi produk, termasuk layanan bagi generasi muda dan solusi perencanaan keuangan jangka panjang seperti persiapan ibadah haji. Dengan berbagai persiapan tersebut, BCA Syariah berharap dapat menangkap peluang pertumbuhan ketika kebijakan penguatan industri perbankan syariah mulai diimplementasikan, sekaligus memperluas kontribusi terhadap pengembangan ekosistem keuangan syariah nasional.
Baca Juga: OJK Masih Kaji Aturan Penghapusan KBMI 1 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News