JAKARTA.PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) sudah mendapatkan komitmen pinjaman senilai US$ 25 juta. "Saat ini masih proses dokumentasi dan diskusi detail tetang term and condition," kata Direktur Keuangan OKAS Aulia M. Oemar, Senin (19/9).OKAS pun menargetkan pinjaman yang didapat dari sebuah bank asing ini dapat selesai pertengahan Oktober mendatang. Dana yang didapat OKAS ini rencananya akan digunakan untuk membayar pengambilalihan Raja Kutai Baru Makmur (RKBM) senilai US$ 12 juta. Nah, sisa dana pinjaman akan digunakan OKAS untuk belanja modal (capex) RKMB hingga 2012.Sebelumnya, perseroan mengambil alih RKBM dari sister company yaitu Ancora Energy. Awalnya, pembelian saham di RKBM tersebut dihargai US$ 0,6 per ton JORC proven reserves. Jika dihitung, ini setara dengan minimum pembayaran sebesar US$ 10,5 juta dan maksimum sebesar US$ 24 juta. Dan akhirnya pembayaran yang harus dilakukan OKAS sebesar US$ 12 juta.Sebagai catatan, RKBM memiliki IUP dengan total luas lahan sebesar 8.500 hektare. Namun, total area yang sudah di explorasi baru sebesar 550 hektare. Hasil batubara yang dimiliki tambang ini memiliki kalori 5.000-5.500 Kcal/Kg atau termasuk kategori low range coal.OKAS sangat tertarik pada perusahaan ini karena RKBM telah beroperasi dengan penjualan sekitar 30-50 ribu ton per bulan. Selain itu logistik pun bagus karena hanya 16 km hauling road ke jetty dan hanya 12-20 jam ke anchorage dengan tongkang 300ft.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
OKAS sudah kantongi fasilitas pinjaman US$ 25 juta
JAKARTA.PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) sudah mendapatkan komitmen pinjaman senilai US$ 25 juta. "Saat ini masih proses dokumentasi dan diskusi detail tetang term and condition," kata Direktur Keuangan OKAS Aulia M. Oemar, Senin (19/9).OKAS pun menargetkan pinjaman yang didapat dari sebuah bank asing ini dapat selesai pertengahan Oktober mendatang. Dana yang didapat OKAS ini rencananya akan digunakan untuk membayar pengambilalihan Raja Kutai Baru Makmur (RKBM) senilai US$ 12 juta. Nah, sisa dana pinjaman akan digunakan OKAS untuk belanja modal (capex) RKMB hingga 2012.Sebelumnya, perseroan mengambil alih RKBM dari sister company yaitu Ancora Energy. Awalnya, pembelian saham di RKBM tersebut dihargai US$ 0,6 per ton JORC proven reserves. Jika dihitung, ini setara dengan minimum pembayaran sebesar US$ 10,5 juta dan maksimum sebesar US$ 24 juta. Dan akhirnya pembayaran yang harus dilakukan OKAS sebesar US$ 12 juta.Sebagai catatan, RKBM memiliki IUP dengan total luas lahan sebesar 8.500 hektare. Namun, total area yang sudah di explorasi baru sebesar 550 hektare. Hasil batubara yang dimiliki tambang ini memiliki kalori 5.000-5.500 Kcal/Kg atau termasuk kategori low range coal.OKAS sangat tertarik pada perusahaan ini karena RKBM telah beroperasi dengan penjualan sekitar 30-50 ribu ton per bulan. Selain itu logistik pun bagus karena hanya 16 km hauling road ke jetty dan hanya 12-20 jam ke anchorage dengan tongkang 300ft.Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News