OMED Optimistis Kinerja Penjualan pada Semester II-2026 Tumbuh Lebih Kuat



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen alat kesehatan (alkes), PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) menatap prospek bisnis pada paruh kedua dengan sikap optimis. Hal ini sejalan dengan tren kinerja di semester pertama berhasil tumbuh dua digit dibandingkan tahun sebelumnya.

Merujuk laporan keuangan, OMED membukukan penjualan bersih sebesar Rp1,167 triliun pada semester I-2026, meningkat 26% dibandingkan Rp925,8 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

OMED juga membukukan laba bersih sebesar Rp221,5 miliar, meningkat 43,2% yoy dari Rp154,7 miliar.  Sementara Laba per saham dasar (EPS) naik menjadi Rp8,12 per saham dari Rp5,68 per saham. 


Baca Juga: Erupsi Anak Krakatau, Jayamas Medica (OMED) Kebanjiran Permintaan Masker

Head of Investor Relations OMED Hansen Teguh meyampaikan pihaknya memproyeksikan laju penjualan di semester dua bisa lebih kuat dibandingkan paruh pertama. Hal ini sejalan dengan pola musiman yang biasa terjadi, di mana tren permintaan cenderung menguat di periode ini. “Sejalan dengan siklus yang selama ini terjadi biasanya di semester kedua penjualan cenderung lebih tinggi dibanding semester pertama,” ungkap Hansen, kepada Kontan.co.id, Selasa (8/9).

Pertumbuhan kinerja OMED di paruh kedua ini didukung penguatan permintaan pada beberapa kategori produk utama, seperti barang medis habis pakai (bmhp) dan perawatan luka (woundcare). Pada saat yang sama, produk diagnostic juga berpotensi tumbuh seiring dengan kenaikan demand di pasar. 

Dari sisi channel penjualan, ritel dan online cenderung lebih cepat merespons momentum jangka pendek seperti kondisi saat ini. Sementara permintaan dari rumah sakit dan distributor relatif lebih stabil karena mengikuti siklus kontrak dan pengadaan jangka panjang. “Secara keseluruhan, kami melihat kontribusi dari seluruh channel masih berjalan sesuai ekspektasi kami untuk semester II,” ucapnya. Sebagai strategi pertumbuhan ke depan, OMED membidik penguatan pada pasar ekspor dan sektor IOL atau Intraocular Lens (Lensa Intraokular). 

Selain itu, OMED juga tetap konsisten menambah item/SKU untuk mengikuti perkembangan pasar, didukung oleh kapasitas produk yang masih cukup untuk dimaksimalkan. 

Baca Juga: Penerbangan Bali-Jawa Kembali Normal, Tiga Bandara Mulai Beroperasi Lagi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News