KONTAN.CO.ID - DUBAI. OPEC+ kemungkinan akan mempertahankan produksi minyak yang stabil pada pertemuannya hari Minggu, menurut tiga delegasi OPEC+, meskipun ketegangan politik meningkat antara anggota utama Arab Saudi dan UEA atas Yaman. Mengutip Reuters, Jumat (2/1/2026), pertemuan delapan negara anggota OPEC+ pada hari Minggu, berlangsung setelah harga minyak turun lebih dari 18% pada tahun 2025, penurunan paling tajam sejak 2020, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan kelebihan pasokan. Kedelapan negara tersebut - Arab Saudi, Rusia, UEA, Kazakhstan, Kuwait, Irak, Aljazair, dan Oman - menaikkan target produksi minyak sekitar 2,9 juta barel per hari dari April hingga Desember 2025, setara dengan hampir 3% dari permintaan minyak dunia.
OPEC+ Akan Pertahankan Produksi Minyak di Tengah Ketegangan Saudi-UEA Atas Yaman
KONTAN.CO.ID - DUBAI. OPEC+ kemungkinan akan mempertahankan produksi minyak yang stabil pada pertemuannya hari Minggu, menurut tiga delegasi OPEC+, meskipun ketegangan politik meningkat antara anggota utama Arab Saudi dan UEA atas Yaman. Mengutip Reuters, Jumat (2/1/2026), pertemuan delapan negara anggota OPEC+ pada hari Minggu, berlangsung setelah harga minyak turun lebih dari 18% pada tahun 2025, penurunan paling tajam sejak 2020, di tengah meningkatnya kekhawatiran akan kelebihan pasokan. Kedelapan negara tersebut - Arab Saudi, Rusia, UEA, Kazakhstan, Kuwait, Irak, Aljazair, dan Oman - menaikkan target produksi minyak sekitar 2,9 juta barel per hari dari April hingga Desember 2025, setara dengan hampir 3% dari permintaan minyak dunia.