OpenAI Bidik IPO pada 2027, Mayoritas Pendapatan Kini Berasal dari Segmen Korporasi



KONTAN.CO.ID - OpenAI semakin memperkuat bisnisnya di segmen korporasi atau enterprise. Presiden OpenAI Greg Brockman mengungkapkan, mayoritas pendapatan perusahaan pengembang ChatGPT tersebut kini berasal dari penjualan kepada kalangan bisnis.

Brockman juga menyatakan OpenAI optimistis siap melantai di bursa saham melalui penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada 2027.

Baca Juga: Demokrat Kuasai Kongres AS, Kebijakan Tarif Trump Sulit Dibatalkan


Pernyataan tersebut disampaikan Brockman dalam konferensi teknologi Wall Street Journal di Napa, California, Rabu (4/11/2026). Ketika ditanya apakah OpenAI akan siap menggelar IPO tahun depan, ia menjawab, "Saya rasa demikian."

Brockman mengatakan, OpenAI terus meningkatkan penjualan produk kepada perusahaan untuk bersaing dengan rivalnya, Anthropic. Salah satu produk yang didorong untuk pasar korporasi adalah agen AI Codex.

Anthropic sendiri diperkirakan akan melantai di bursa sebelum akhir tahun ini, sehingga persaingan kedua perusahaan dalam menggarap pasar kecerdasan buatan (AI) semakin menjadi perhatian investor.

Di sisi lain, OpenAI juga tengah mempercepat upaya penggalangan dana untuk memanfaatkan pertumbuhan bisnisnya.

Baca Juga: Polisi Prancis Selidiki Dugaan Pengaturan Hasil Ballon d'Or 2026

Reuters sebelumnya melaporkan bahwa perusahaan yang berbasis di San Francisco tersebut meningkatkan aktivitas penggalangan modal setelah menunda rencana IPO.

Peralihan mayoritas pendapatan OpenAI ke segmen korporasi menjadi perkembangan penting dalam model bisnis perusahaan.

Pasar enterprise menawarkan peluang monetisasi melalui penggunaan teknologi AI oleh perusahaan untuk berbagai kebutuhan operasional dan produktivitas.