KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan satu hari Work From Home (WFH) dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta hanya tinggal menunggu keputusan dari Presiden RI Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut dilakukan demi menekan mahalnya dan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) imbas konflik geopolitik di Timur Tengah (Timteng). Kebijakan tersebut juga nantinya akan berimbas pada penggunaan moda transportasi umum. Salah satunya yakni Kereta Cepat atau Whoosh. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tetap optimis penggunaan Whoosh tetap berjalan dengan baik meski pemerintah nantinya akan mengeluarkan kebijakan 1 hari WFH dalam satu pekan.
Operasional Whoosh Tetap Berjalan Lancar Meski Pemerintah Terapkan WFH Satu Hari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan satu hari Work From Home (WFH) dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta hanya tinggal menunggu keputusan dari Presiden RI Prabowo Subianto. Kebijakan tersebut dilakukan demi menekan mahalnya dan kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) imbas konflik geopolitik di Timur Tengah (Timteng). Kebijakan tersebut juga nantinya akan berimbas pada penggunaan moda transportasi umum. Salah satunya yakni Kereta Cepat atau Whoosh. General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa mengatakan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) tetap optimis penggunaan Whoosh tetap berjalan dengan baik meski pemerintah nantinya akan mengeluarkan kebijakan 1 hari WFH dalam satu pekan.