JAKARTA. Disiapkannya tambahan blok kekuatan 3G di Indonesia mendorong perusahaan halo-halo berlomba memanjakan konsumen. PT Natrindo Telepon Seluler yang mengoperasikan AXIS, misalnya, menargetkan memiliki 15.000 menara base transceiver station (BTS) di Tanah Air. Saat ini, AXIS sudah memiliki 6.100 BTS, yang 30% di antaranya berkekuatan 3G. Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) AXIS, Erik Aas, bilang pemberian tambahan spektrum 5 Mhz memungkinkan penyediaan layanan berkualitas high speed packet access (HSPA) meningkat menjadi HSPA +. Erik juga mengungkapkan, dalam 18 bulan ke depan, pihaknya menaargetkan mampu mendirikan 7.000 menara BTS. Pembangunan difokuskan di enam pulau utama. Yaitu, Jawa, Bali, Lombok, Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan.
Operator halo-halo kian gencar ekspansi layanan 3G
JAKARTA. Disiapkannya tambahan blok kekuatan 3G di Indonesia mendorong perusahaan halo-halo berlomba memanjakan konsumen. PT Natrindo Telepon Seluler yang mengoperasikan AXIS, misalnya, menargetkan memiliki 15.000 menara base transceiver station (BTS) di Tanah Air. Saat ini, AXIS sudah memiliki 6.100 BTS, yang 30% di antaranya berkekuatan 3G. Presiden Direktur dan Chief Executive Officer (CEO) AXIS, Erik Aas, bilang pemberian tambahan spektrum 5 Mhz memungkinkan penyediaan layanan berkualitas high speed packet access (HSPA) meningkat menjadi HSPA +. Erik juga mengungkapkan, dalam 18 bulan ke depan, pihaknya menaargetkan mampu mendirikan 7.000 menara BTS. Pembangunan difokuskan di enam pulau utama. Yaitu, Jawa, Bali, Lombok, Sumatra, Sulawesi, dan Kalimantan.