JAKARTA. Kisruh yang dialami Grup Optima setahun terakhir mulai memasuki babak akhir. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan segera mengambil langkah tegas. Kemungkinan terburuk, wasit pasar modal ini akan menutup PT Optima Kharya Capital Securities (OKCS). Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Fuad Rahmany tidak menampik kemungkinan terburuk tersebut. Jika hal ini terjadi, nasib Optima Kharya Capital Securities bakal sama seperti PT Sarijaya Permana Sekuritas. Saat ini, Bapepam-LK masih meneliti seluruh aset yang dimiliki OKCS. Nantinya, aset itu akan dikembalikan kepada nasabahnya. "Tapi, jumlah investornya tidak sebanyak Sarijaya. Paling sekitar seratusan jumlahnya. Saat ini masih kami verifikasi," ujar Fuad kepada KONTAN, kemarin.
Optima Kharya Terancam Akan Ditutup
JAKARTA. Kisruh yang dialami Grup Optima setahun terakhir mulai memasuki babak akhir. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) akan segera mengambil langkah tegas. Kemungkinan terburuk, wasit pasar modal ini akan menutup PT Optima Kharya Capital Securities (OKCS). Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) Fuad Rahmany tidak menampik kemungkinan terburuk tersebut. Jika hal ini terjadi, nasib Optima Kharya Capital Securities bakal sama seperti PT Sarijaya Permana Sekuritas. Saat ini, Bapepam-LK masih meneliti seluruh aset yang dimiliki OKCS. Nantinya, aset itu akan dikembalikan kepada nasabahnya. "Tapi, jumlah investornya tidak sebanyak Sarijaya. Paling sekitar seratusan jumlahnya. Saat ini masih kami verifikasi," ujar Fuad kepada KONTAN, kemarin.