KONTAN.CO.ID - BOJONEGORO. Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mencatat peningkatan produksi dari Sumur Banyu Urip A07 melalui kegiatan perawatan sumur atau well services. Intervensi melalui program water shut-off (WSO) berhasil menaikkan produksi minyak sumur tersebut dari sebelumnya sekitar 4.800 barel per hari (barrel oil per day/BOPD) menjadi 12.300 BOPD. Artinya, terdapat tambahan produksi sekitar 7.500 BOPD, jauh melampaui target awal sebesar 1.000 BOPD. "Keberhasilan ini menunjukkan bahwa intervensi teknologi yang tepat dapat memberikan peningkatan produksi yang signifikan dalam waktu relatif singkat. Ini adalah bukti bahwa optimalisasi sumur eksisting dapat secara langsung mendorong peningkatan lifting minyak nasional," kata Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2026).
Optimalisasi Sumur Banyu Urip Tambah Produksi ExxonMobil 7.500 Barel per Hari
KONTAN.CO.ID - BOJONEGORO. Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mencatat peningkatan produksi dari Sumur Banyu Urip A07 melalui kegiatan perawatan sumur atau well services. Intervensi melalui program water shut-off (WSO) berhasil menaikkan produksi minyak sumur tersebut dari sebelumnya sekitar 4.800 barel per hari (barrel oil per day/BOPD) menjadi 12.300 BOPD. Artinya, terdapat tambahan produksi sekitar 7.500 BOPD, jauh melampaui target awal sebesar 1.000 BOPD. "Keberhasilan ini menunjukkan bahwa intervensi teknologi yang tepat dapat memberikan peningkatan produksi yang signifikan dalam waktu relatif singkat. Ini adalah bukti bahwa optimalisasi sumur eksisting dapat secara langsung mendorong peningkatan lifting minyak nasional," kata Kepala SKK Migas Djoko Siswanto dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2026).
TAG: