KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyoroti pentingnya gerak cepat dalam mengisi sisa kuota akibat jemaah yang wafat, sakit, atau mengundurkan diri. Gus Irfan menginstruksikan sistem Siskohat di daerah untuk bekerja proaktif agar posisi yang kosong segera diisi oleh jemaah cadangan yang telah memenuhi syarat pelunasan. "Isu kuota ini sangat krusial di tingkat nasional. Saya tidak ingin melihat ada satu kursi pun yang kosong atau mubazir hanya karena lambatnya administrasi mitigasi. Setiap kursi adalah harapan jemaah yang sudah mengantre belasan tahun," tegas Menhaj saat kunjungan kerja dan rapat koordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), dikutip dari siaran pers, Sabtu (4/4/2026).
Optimalkan Kuota Haji, Menhaj: Tak Boleh Ada yang Mubazir Karena Lambat Administrasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyoroti pentingnya gerak cepat dalam mengisi sisa kuota akibat jemaah yang wafat, sakit, atau mengundurkan diri. Gus Irfan menginstruksikan sistem Siskohat di daerah untuk bekerja proaktif agar posisi yang kosong segera diisi oleh jemaah cadangan yang telah memenuhi syarat pelunasan. "Isu kuota ini sangat krusial di tingkat nasional. Saya tidak ingin melihat ada satu kursi pun yang kosong atau mubazir hanya karena lambatnya administrasi mitigasi. Setiap kursi adalah harapan jemaah yang sudah mengantre belasan tahun," tegas Menhaj saat kunjungan kerja dan rapat koordinasi dengan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil), dikutip dari siaran pers, Sabtu (4/4/2026).
TAG: