Optimistis Capai Target, LMAN Telah Kumpulkan PNBP Rp 928 Miliar Per Juli



KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) per Juli 2022 telah mengumpulkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 928 miliar dari target tahun ini Rp 1,4 triliun.

Direktur Pengembangan dan Pendayagunaan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan RI Candra Giri Artanto mengatakan, kontribusi PNBP terbesar masih berasal dari aset kilang minyak di Bontang Kalimantan Timur dan Lhokseumawe, Aceh.

"Memang yang paling besar masih dari kilang. Valuasi terbesar masih dari kilang. Makanya di tempat kami pembagiannya ada dua besar, pembagian aset yang kilang khusus dan aset biasa. Dari pembagian itu terbesar masih dari kilang. Kilang banyak yang kerjasama sama kita ada Pertamina, Medco," kata Candra dalam Media Briefing LMAN, di Hotel Royal Ambarukmo, Yogyakarta, Kamis (25/8).


Lebih lanjut, Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan aset kilang minyak menyumbang 75% pendapatan PNBP di LMAN.

Baca Juga: Hingga 19 Agustus, Realisasi Pendanaan Lahan PSN Perkeretaapian di LMAN Capai 62,75%

Candra menyampaikan pihaknya optimistis target pencapaian PNBP tahun ini terealisasi. Bahkan menurutnya, sejak LMAN berdiri pencapaian PNBP belum pernah di bawah 100%.

"Kita nggak mau jumawa, cuma kita punya prediksi ke depan. So far selama LMAN berdiri targetnya nggak pernah under 100%," imbuhnya.

Sejauh ini ada 288 aset properti, 2 aset kilang minyak dan satu aset kawasan di Ciperna yang dikelola oleh LMAN. Seluruh aset tersebut berada pada posisi free and clear dan masih ada yang dalam posisi non free and non clear.

Dari total aset tersebut 76 aset telah teroptimalkan. Jumlah ini meningkat pesat dibandingkan dua tahun lalu hanya 20 aset.

"Dari 76 tadi target akhir tahun itu 80, kurang 4 lagi," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi