Orang PDI Perjuangan masuk BTN



Jakarta. Bank spesialis kredit perumahan, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 370 miliar. Dividen tersebut merupakan 20% dari hasil laba bersih pada akhir 2015 Rp 1,851 trliun.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, pemegang saham akan menerima dividen Rp 34,95 per lembar saham. Pembagian dividen akan berlangsung pada tanggal 12 Mei 2016.

“Pemegang saham yang berhak atas dividen adalah pemegang saham yang tercatat pada tanggal 22 April 2016,” Ujarnya seusai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), Selasa (12/4).


Maryono melanjutkan, hingga 31 Maret 2016 emiten berkode saham BBTN itu memiliki 10,590 miliar lembar saham. Dengan komposisi sebesar 60% pemerintah atau setara dengan 6,354 juta miliar saham, sementara 40% diantaranya dimiliki oleh publik atau 4,236 miliar lembar saham.

RUPST ini juga menyetujui perombakan pengurus bank yang baru. Di jajaran direksi, Sis Apik dan Irman Alvian Zahiruddin digantikan oleh Handayani dan Catur Budi Harto. Di komisaris, Fajar Hari Sampurno diganti Imam Sugema. Imam adalah ekonom yang dekat dengan PDI Perjuangan.

Berikut susunan komisaris dan direksi terbaru di BTN.

Susunan Dewan Komisaris

Komisaris Utama / Independen : I Wayan Agus Mertayasa Komisaris Independen : Kamaruddin Sjam Komisaris Independen : Arie Coerniadi Komisaris Independen : Lucky Fathul Azis H Komisaris : Imam Sugema Komisaris : Sumiyati Komisaris : Maurin Sitorus

Susunan Direksi

Direktur Utama : Maryono Direktur : Mansyur S Nasution Direktur : Imam Nugroho Soeko Direktur : Adi Setianto Direktur : Sulis Usdoko Direktur : Oni Febrianto Direktur : Handayani Direktur : Catur Budi Harto

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto