JAKARTA. Produsen kemasan baja, PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan pabrik tabung elpiji di Tangerang, Banten. Saat ini pabrik tersebut dijadikan sebagai gudang dan area pemotongan produk. Rubianto, Direktur Pelangi Indah Canindo Tbk mengatakan, perusahaan merumahkan sejumlah karyawan sejak semester I 2015. Hal itu terpaksa dilakukan karena permintaan tabung dari PT Pertamina terus menyusut hingga jauh di bawah kapasitas produksi perusahaaan. Pabrik tabung elpiji milik PICO memiliki kapasitas 300.000 tabung per bulan. Sementara permintaan Pertamina saat ini hanya 70.000 tabung per bulan. "Kuantitas permintaan tidak ekonomis lagi, jadi kami pilih tutup saja," kata Rubianto kepada KONTAN, Kamis (12/11).
Order tabung elpiji turun, PICO PHK karyawan
JAKARTA. Produsen kemasan baja, PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO) melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan pabrik tabung elpiji di Tangerang, Banten. Saat ini pabrik tersebut dijadikan sebagai gudang dan area pemotongan produk. Rubianto, Direktur Pelangi Indah Canindo Tbk mengatakan, perusahaan merumahkan sejumlah karyawan sejak semester I 2015. Hal itu terpaksa dilakukan karena permintaan tabung dari PT Pertamina terus menyusut hingga jauh di bawah kapasitas produksi perusahaaan. Pabrik tabung elpiji milik PICO memiliki kapasitas 300.000 tabung per bulan. Sementara permintaan Pertamina saat ini hanya 70.000 tabung per bulan. "Kuantitas permintaan tidak ekonomis lagi, jadi kami pilih tutup saja," kata Rubianto kepada KONTAN, Kamis (12/11).