JAKARTA. Ketua Umum Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) Andrianto Djokosoetono mengatakan angkutan umum menanggung kerugian sebanyak 20 persen yang diakibatkan beralihnya penumpang ke layanan angkutan "online". Adrianto saat diskusi di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Jakarta, Selasa, mengatakan kerugian tersebut dihitung secara umum di kota-kota besar. "Ini menyeluruh mulai dari angkot minibus medium bus juga taksi. Yang paling terpuruk adalah perusahaan kecil dengan armada kecil," katanya.
Organda: Angkutan umum tanggung kerugian 20%
JAKARTA. Ketua Umum Organisasi Pengusaha Nasional Angkutan Bermotor di Jalan (Organda) Andrianto Djokosoetono mengatakan angkutan umum menanggung kerugian sebanyak 20 persen yang diakibatkan beralihnya penumpang ke layanan angkutan "online". Adrianto saat diskusi di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Jakarta, Selasa, mengatakan kerugian tersebut dihitung secara umum di kota-kota besar. "Ini menyeluruh mulai dari angkot minibus medium bus juga taksi. Yang paling terpuruk adalah perusahaan kecil dengan armada kecil," katanya.