ORI-013 tawarkan kupon 6,6%



JAKARTA. Kabar gembira bagi investor ritel. Pemerintah menawarakan Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri 013 dengan kupon 6,6%.

Kepala Subdirektorat Pengelolaan Portofolio Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan Novi Puspita Wardani mengatakan, penetapan kupon tersebut mempertimbangkan dipangkasnya suku bunga Bank Indonesia (BI) 7 day reverse repo.

"Tidak hanya itu, penurunan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) rate yang sebesar 50 basis poin juga berpengarurh terhadap penetapan kupon," ujar Novi, Jakarta.


Masa penawaran ORI-013 akan berlangsung 29 September hingga 20 Oktober 2016. Adapun penjatahan dan setelmen masing-masing dijadwalkan 24 Oktober dan 26 Oktober 2019.

ORI berjangka waktu tiga tahun dan akan jatuh tempo 15 Oktober 2019. Pemerintah menerapkan holding period dua periode pembayaran kupon. Dengan demikian, ORI baru dapat dipindahbukukan pada 15 Desember 2016.

Sementara, pembayaran kupon akan dilakukan pada tanggal 15 setiap bulan. Pembayaran kupon pertama dilakukan 15 November 2016.

Investor bisa melakukan pemesanan dengan minimum Rp 5 juta dan maksimum Rp 3 miliar.

"Potensi penyerapan ORI merupakan seluruh investor ritel Indonesia yang memiliki KTP (kartu tanda penduduk) termasuk yang mengikuti program amnesti pajak," ujar Loto Srinaita Ginting, Direktur SUN DJPPR.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini