KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masa penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 berakhir pada Kamis (19/2/2026) di tengah kondisi pasar keuangan yang masih berfluktuasi. Meski dinilai masih menarik, penyerapan instrumen ini menghadapi tantangan akibat tingginya kebutuhan likuiditas masyarakat pada awal tahun. Fixed Income and Macro Strategist Mega Capital Sekuritas Lionel Priyadi menilai periode penawaran ORI029 bertepatan dengan meningkatnya kebutuhan dana tunai menjelang Imlek dan Lebaran, sehingga permintaan belum optimal hingga mendekati akhir masa penawaran. “Sepertinya rilis ORI029 berbenturan dengan kebutuhan masyarakat akan cash yang tinggi untuk Imlek dan Lebaran, sehingga permintaan hingga kemarin masih jauh di bawah target Rp 25 triliun,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (19/2/2026).
ORI029 Masih Menarik di Tengah Volatilitas Pasar, Ini Kata Analis
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Masa penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI029 berakhir pada Kamis (19/2/2026) di tengah kondisi pasar keuangan yang masih berfluktuasi. Meski dinilai masih menarik, penyerapan instrumen ini menghadapi tantangan akibat tingginya kebutuhan likuiditas masyarakat pada awal tahun. Fixed Income and Macro Strategist Mega Capital Sekuritas Lionel Priyadi menilai periode penawaran ORI029 bertepatan dengan meningkatnya kebutuhan dana tunai menjelang Imlek dan Lebaran, sehingga permintaan belum optimal hingga mendekati akhir masa penawaran. “Sepertinya rilis ORI029 berbenturan dengan kebutuhan masyarakat akan cash yang tinggi untuk Imlek dan Lebaran, sehingga permintaan hingga kemarin masih jauh di bawah target Rp 25 triliun,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (19/2/2026).
TAG: