JAKARTA. PT Infoasia Teknologi Global Tbk sedang dirundung masalah. Perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan label IATG ini mendapat ancaman pailit dari PT Orix Indonesia Finance, sebuah perusahaan pembiayaan. Dalam sidang perdana gugatan pailit di Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat kemarin, Orix menuding Infoasia telah lalai membayar fasilitas pembiayaan guna usaha yang telah ia kucurkan. Fasilitas pembiayaan ini untuk pengadaan peralatan teknologi informasi seperti 170 unit SON Metro B250 Outdoor Seed dan 128 unit NDC NWH0303 Surge Protector. Utang yang diberikan pada 23 Juni 2008 ini senilai Rp 7,7 miliar. Padahal, menurut kuasa hukum Orix Finance Swandy Halim, Infoasia telah sepakat membayar fasilitas pembiayaan ini dengan cara mengangsur setiap bulan sampai September 2011.
Orix Finance Menggugat Pailit Infoasia
JAKARTA. PT Infoasia Teknologi Global Tbk sedang dirundung masalah. Perusahaan yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan label IATG ini mendapat ancaman pailit dari PT Orix Indonesia Finance, sebuah perusahaan pembiayaan. Dalam sidang perdana gugatan pailit di Pengadilan Niaga (PN) Jakarta Pusat kemarin, Orix menuding Infoasia telah lalai membayar fasilitas pembiayaan guna usaha yang telah ia kucurkan. Fasilitas pembiayaan ini untuk pengadaan peralatan teknologi informasi seperti 170 unit SON Metro B250 Outdoor Seed dan 128 unit NDC NWH0303 Surge Protector. Utang yang diberikan pada 23 Juni 2008 ini senilai Rp 7,7 miliar. Padahal, menurut kuasa hukum Orix Finance Swandy Halim, Infoasia telah sepakat membayar fasilitas pembiayaan ini dengan cara mengangsur setiap bulan sampai September 2011.