JAKARTA. Wahana Lingkungan Hidup DKI Jakarta menilai Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi harus menjadi momentum penegakan hukum dan penghentian total reklamasi Teluk Jakarta. Sanusi dianggap menerima suap dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (Tbk) Ariesman Widjaja dalam pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara. Keduanya, serta Trinanda Prihantoro selaku "personal assistant" di PT Agung Podomoro Land ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.
OTT KPK momentum penghentian reklamasi teluk
JAKARTA. Wahana Lingkungan Hidup DKI Jakarta menilai Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi harus menjadi momentum penegakan hukum dan penghentian total reklamasi Teluk Jakarta. Sanusi dianggap menerima suap dari Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (Tbk) Ariesman Widjaja dalam pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara. Keduanya, serta Trinanda Prihantoro selaku "personal assistant" di PT Agung Podomoro Land ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.