KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai industri pinjaman daring (pindar) masih menjadi sektor yang strategis bagi investor untuk menempatkan dananya. Meski kredit macet industri masih di kisaran 4%. Ketua Umum AFPI, Kuseryansyah, mengatakan hal ini didorong oleh besarnya pasar pindar dalam menjembatani kesenjangan kredit di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pindar per Agustus 2026 mencapai Rp 106,94 triliun atau tumbuh 22,07% secara tahunan.
Outstanding Fintech Agustus 2026 Capai Rp 106,94 Triliun, Ada Risiko Kredit Macet 4%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai industri pinjaman daring (pindar) masih menjadi sektor yang strategis bagi investor untuk menempatkan dananya. Meski kredit macet industri masih di kisaran 4%. Ketua Umum AFPI, Kuseryansyah, mengatakan hal ini didorong oleh besarnya pasar pindar dalam menjembatani kesenjangan kredit di Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), outstanding pindar per Agustus 2026 mencapai Rp 106,94 triliun atau tumbuh 22,07% secara tahunan.