Outstanding Paylater Allo Bank Tumbuh Lebih dari 20% pada Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) semakin memacu pertumbuhan bisnis buy now pay later (BNPL). Layanan bisnis ini semakin disukai nasabah karena instan dan tidak ribet.

Head of Digital Strategy Allo Bank, Destya D. Pradityo mengatakan, pertumbuhan bisnis BNPL banknya terlihat positif dari sejumlah aspek. Salah satunya adalah outstanding BNPL Allo Bank yang tumbuh lebih dari 20% secara tahunan (yoy) pada kuartal 1-2026.

Hanya saja, Destya tidak menyebut angka pasti dari jumlah outstanding BNPL banknya. Ia bilang, pertumbuhan outstanding BNPL Allo Bank didorong transaksi nasabah ritel untuk kebutuhan utilitas.


Baca Juga: NIM Bank Tertekan ke 4,38%, BRI dan Allo Bank Tetap Unggul

Selain itu, Destya juga mencatat jumlah pengguna BNPL Allo Bank saat ini mencapai lebih dari 2,3 juta nasabah. Menurutnya, kemudahan akses pada layanan ini membuat pertumbuhan nasabahnya semakin cepat.

"Pertumbuhan ini mencerminkan bahwa BNPL masih menjadi salah satu produk yang relevan bagi nasabah, terutama karena menawarkan kemudahan akses, fleksibilitas pembayaran, dan integrasi langsung dengan aktivitas digital mereka," kata Destya kepada Kontan, Rabu (6/5/2026).

Meski pertumbuhannya agresif, Destya memastikan kualitas portofolio BNPL Allo Bank tetap terjaga. Ia bilang, ekspansi yang dilakukan untuk produk BNPL masih dalam koridor yang aman.

Baca Juga: Revisi Aturan RBB Direncanakan Terbit pada Kuartal III-2026

Ke depannya, Destya menyebut BNPL akan menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan kredit digital Allo Bank. Ia memastikan banknya akan terus memacu pertumbuhan jumlah pengguna serta kelengkapan layanan dari produk BNPL.

Adapun data industri juga menunjukkan adanya pertumbuhan BNPL perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, per Maret 2026, baki debet kredit BNPL tumbuh 24,2% mencapai Rp 28,3 triliun dengan jumlah pengguna mencapai 30,81 juta nasabah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: