Pabrik Anyar Beroperasi, ARNA Optimistis Target Pertumbuhan Laba Tahun Ini Tercapai



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen keramik, PT Arwana Citra Mulia Tbk (ARNA) mengincar pertumbuhan bisnis di sepanjang tahun ini. Pihaknya masih berupaya mencapai kenaikan laba bersih dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. 

Chief Financial Officer (CFO) Arwana Citramulia Rudy Sujanto mengungkapkan, beroperasinya pabrik anyar perseroan, yakni Plant 5C Mojokerto bakal memberikan kontribusi perbaikan harga jual rata-rata (AsP) dan meningkatkan volume penjualan ARNA sampai tutup tahun nanti. 

Sekedar pengingat, Plant 5C akan berproduksi mulai kuartal kedua tahun ini. Pabrik anyar yang berlokasi di Mojokerto Jawa Timur ini memproduksi produk ARNA 60x60 dengan kapasitas mencapai 4.400.000 m²/tahun.


Baca Juga: Pendapatan dan Laba Arwana Citramulia (ARNA) Turun Belasan Persen pada Kuartal I 2023

"Target Laba bersih Masih kami pertahankan, karena kehadiran plant 5c di Mojokerto yang mulai produksi pada bulan April ini," ungkap Rudy, ketika dihubungi Kontan.co.id, Rabu (26/4). 

Manajemen Arwana optimistis penjualan setelah momentum Lebaran usai akan mengalami perbaikan dari kondisi pada kuartal I-2023. Optimisme tersebut didorong oleh adanya penambahan volume sales dan peningkatan AsP karena plant terbaru Arwana yang memproduksi polished glaze porcelain sudah mulai beroperasi.

"Arwana bisa memperbaiki margin laba kotor dengan pertumbuhan AsP sebesar 2% dibandingkan semester II-2022. Karena pada kuartal pertama tahun 2023, ARNA banyak memproduksi keramik dengan ukuran yang lebih besar untuk pangsa pasar menengah ke atas," jelas Rudy. 

 
ARNA Chart by TradingView

Mengutip catatan KONTAN, Pada tahun ini Arwana Citramulia menyiapkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp 300 miliar.

Dana capex tersebut bakal digunakan sebagai modal untuk membangun pabrik anyar, Plant 4C di Ogan Ilir, Sumatera Selatan pada awal tahun ini.

Pabrik berkapasitas 4,5 juta m² per tahun ini diproyeksikan bakal rampung pada semester kedua tahun depan dan nantinya akan memproduksi glaze porcelain. 

Dengan sederet agenda bisnis yang direncanakan, pihaknya memproyeksikan laba bersih pada tahun ini bakal bertumbuh 10% menjadi Rp 631 miliar, dari posisi sebelumnya yang sebesar Rp 576 miliar pada tahun 2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .