Pabrik Posco di Indonesia sulit menuai laba



JAKARTA. Industri baja Korea Selatan, Posco menyatakan, pabrik barunya di Indonesia tak bisa memberikan keuntungan bagi perseroan tahun ini. Penyebabnya adalah, pabrik baru hasil kerjasama dengan PT Karatau Steel  Tbk (KRAS) itu mengalami masalah.

"Kami sebelumnya berharap pabrik bisa memberikan keuntungan tahun ini, namun karena ada peristiwa kecelakaan, membuat produksi kami turun dan mempengaruhi keuntungan perusahaan," kata Kim Jae-yeol, Senior Vice President Posco, yang dikutip KONTAN dari The Economic Times, Rabu (29/1).

Sayangnya, tak ada penjelasan peristiwa yang bisa mengganggu produksi Posco tersebut. Perlu diketahui, Posco sudah memulai produksi pabrik baja terpadunya di Indonesia bulan Desember tahun lalu.


CILEGON. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan pabrik baja terpadu PT Krakatau Posco di Cilegon, Provinsi Banten, Senin (23/12).

Investasi US$ 6 miliar

Total nilai investasi pembangunan pabrik join Posco dengan KRAS ini mencapai US$ 6 miliar, yang terbagi dalam dua tahap, dimana investasi pada tahap pertama dan kedua masing-masing sebesar US$ 3 miliar.

Krakatau Posco inin membangun fasilitas pabrik baja terpadu di Cilegon yang semula ditargetkan bisa beroperasi komersial awal tahun depan.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian MS Hidayat bilang, total nilai investasi pabrik baja terpadu tahap pertama menelan investasi US$ 3 miliar dan tahap kedua sebesar US$ 3 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Asnil Amri