JAKARTA. PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) tengah membangun pabrik baru guna memproduksi produk hulu bahan baku tekstil. Ini sebagai langkah mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Presiden Direktur Sritex Iwan Setiawan Lukminto bilang, perusahaannya tengah membangun pabrik rayon atau bahan pembuat benang di Sukoharjo, Jawa Tengah. Pabrik ini punya dua lini produksi dengan total kapasitas produksi 80.000 ton - 100.000 ton per tahun. "Progresnya sudah mencapai 85%. Mulai produksi Juli-Agustus mendatang," katanya kepada KONTAN, Minggu (31/1). Pabrik rayon itu juga dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga uap 30 megawatt (MW). "Kami menilai jangka panjang, karena sangat berbahaya jika kami tidak bisa mencukupi kebutuhan bahan baku," kata Iwan.
Pabrik Rayon Sritex akan beroperasi tahun ini
JAKARTA. PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) tengah membangun pabrik baru guna memproduksi produk hulu bahan baku tekstil. Ini sebagai langkah mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Presiden Direktur Sritex Iwan Setiawan Lukminto bilang, perusahaannya tengah membangun pabrik rayon atau bahan pembuat benang di Sukoharjo, Jawa Tengah. Pabrik ini punya dua lini produksi dengan total kapasitas produksi 80.000 ton - 100.000 ton per tahun. "Progresnya sudah mencapai 85%. Mulai produksi Juli-Agustus mendatang," katanya kepada KONTAN, Minggu (31/1). Pabrik rayon itu juga dilengkapi dengan pembangkit listrik tenaga uap 30 megawatt (MW). "Kami menilai jangka panjang, karena sangat berbahaya jika kami tidak bisa mencukupi kebutuhan bahan baku," kata Iwan.