Pabrik Stellantis di Italia Bangkit, Siap Genjot Produksi dan Rekrut Ratusan



KONTAN.CO.ID - MILAN. Stellantis bersiap meningkatkan produksi di beberapa pabrik di seluruh Italia tahun ini. Produsen otomotif ini akan memperkenalkan model-model baru, sejalan komitmen perusahaan otomotif tersebut kepada pemerintah untuk melindungi manufaktur lokal.

Reuters melaporkan, Kepala Stellantis Eropa Emanuele Cappellano memaparkan, rencana produksi di berbagai pabrik di seluruh Italia tersebut dalam pertemuan dengan Menteri Perindustrian Italia Adolfo Urso, Jumat (30/1/2026).

Berdasarkan keterangan serikat pekerja FIM Cisl pada awal Januari ini, produksi Stellantis di Italia menurun sekitar 20% tahun lalu. Produksi kendaraan penumpang turun sekitar 25% dari tahun sebelumnya ke level terendah sejak 1954.


Baca Juga: Stellantis Gelontorkan Investasi US$13 Miliar di AS, Tambah 5.000 Lapangan Kerja Baru

Krisis di sektor otomotif telah menempatkan ratusan pekerja Stellantis dalam skema cuti yang didanai negara di Italia. Penurunan produksi di perusahaan otomotif tersebut membebani rantai pasokan otomotif negara.

Pada Desember 2024, Stellantis meluncurkan rencana investasi untuk Italia, dan berjanji tidak menutup semua pabrik lokalnya.

Cappellano menuturkan, tahun ini Stellantis berkomitmen mempertahankan tingkat pembelian dari pemasok Italia sama seperti tahun sebelumnya, senilai lebih dari € 7 miliar.

Baca Juga: Harga Produsen AS Melonjak pada Desember 2025, Dipicu Kenaikan Jasa

Ia juga menyebut, produksi DS 8 dan Jeep Compass baru telah dimulai di pabrik yang ada di Melfi. Pabrik tersebut akan melanjutkan shift produksi kedua dalam beberapa minggu mendatang.

Stellantis ini akan mulai memproduksi model DS lain di Melfi pada tahun ini, diikuti kemudian pada tahun yang sama oleh Lancia Gamma baru, baik dalam versi listrik maupun hibrida.

Model baru lainnya dijadwalkan akan mulai diproduksi di pabrik tersebut pada 2028.

Baca Juga: AstraZeneca Investasi US$ 18,5 Miliar di China, Kejar 20 Obat Baru

Stellantis juga memperluas aktivitas di Atessa. Produsen otomotif ini akan memulihkan shift produksi ketiga dalam beberapa hari mendatang. Langkah ini akan memungkinkan tambahan 200 kendaraan per hari untuk dibangun di fasilitas tersebut.

Stellantis juga akan mempekerjakan lebih dari 400 pekerja di pabrik Mirafiori tahun ini. Ini bagian dari total 500 rekrutan baru yang direncanakan di Italia, seiring persiapan untuk memulai shift produksi kedua untuk Fiat 500 hybrid baru.

Sementara itu di Termoli, Stellantis mengkonfirmasi investasi berkelanjutan pada mesin bensin 'GSE', yang disesuaikan untuk memenuhi peraturan emisi Euro 7 untuk penggunaan setelah tahun 2030.

Selanjutnya: Harga Produsen AS Melonjak pada Desember 2025, Dipicu Kenaikan Jasa

Menarik Dibaca: Ini Kiat Coffeenatics Mengembangkan Usaha Kopi Lokal hingga Tembus Pasar Global