Pabrik Unit 7 Spindo Segera Beroperasi, Kapasitas Produksi Diproyeksi Meningkat



KONTAN.CO.ID - PASURUAN. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) tengah mempercepat pembangunan Unit 7 sebagai bagian dari strategi ekspansi untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan pipa baja, khususnya bagi sektor minyak dan gas.

Direktur Operasional Spindo, Nico Gunawan mengatakan, pembangunan fasilitas baru tersebut telah lama direncanakan mengingat kapasitas produksi pipa ERW perusahaan saat ini baru mampu melayani ukuran hingga 8 inci.

“Permintaan pipa gas cukup besar, sementara kapasitas industri yang ada belum sepenuhnya mencukupi. Karena itu kami melakukan ekspansi agar bisa mendukung kebutuhan tersebut,” ujar Nico saat ditemui di Unit 4 Spindo Pasuruan, Rabu (24/6/2026).


Baca Juga: Spindo (ISSP) Dukung Hilirisasi Lewat Pasokan Pipa untuk Proyek Infrastruktur & Migas

Melalui Unit 7, Spindo nantinya akan mampu memproduksi pipa berdiameter 3 inci hingga 20 inci dengan spesifikasi ketebalan yang lebih tinggi dibandingkan fasilitas yang dimiliki saat ini.

Nico menjelaskan, kapasitas produksi gabungan Unit 1 hingga Unit 6 saat ini mencapai sekitar 750.000 ton per tahun. Dengan beroperasinya Unit 7 yang dilengkapi dua mesin produksi baru, perusahaan akan memperoleh tambahan kapasitas sekitar 750.000 ton per tahun.

Selain meningkatkan kapasitas, dua mesin baru di Unit 7 akan menggunakan teknologi produksi berbasis robotik. Teknologi tersebut mampu memangkas waktu pergantian ukuran pipa dari satu hingga dua hari menjadi paling lama dua jam.

Menurut Nico, proses penyetelan (setup) mesin juga akan dilakukan secara otomatis melalui sistem komputer berdasarkan parameter yang telah ditentukan sehingga proses produksi menjadi lebih efisien.

Otomatisasi tersebut diharapkan mampu menekan tingkat limbah (waste) produksi secara signifikan.

“Kalau sebelumnya tingkat waste sekitar 4%-5%, dengan mesin baru kami targetkan bisa di bawah 1%,” katanya.

Baca Juga: Infrastruktur Hilirisasi Jadi Fondasi Pengembangan Industri Tambang dan Migas

Tak hanya itu, Unit 7 juga akan membuka peluang produksi square column pipe atau pipa kolom yang banyak digunakan di berbagai negara karena lebih efisien dalam penggunaan material dan memiliki tingkat kekakuan struktur yang lebih tinggi.

Di tengah persaingan produk impor, khususnya dari China, Nico mengatakan Spindo tetap mengandalkan kualitas produk yang konsisten serta kebijakan make-to-stock sehingga mampu memenuhi kebutuhan pelanggan dengan waktu pengiriman yang lebih cepat.

Menurutnya, ekspansi Unit 7 yang ditargetkan beroperasi secara penuh di akhir tahun ini akan memperkuat posisi Spindo dalam memenuhi permintaan pasar domestik sekaligus mendukung kebutuhan proyek-proyek strategis nasional di sektor energi dan infrastruktur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News