Pabrikan mobil asal China Chery ingin jadikan Indonesia basis produksi di ASEAN



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen mobil asal China, Chery, semakin mantap untuk kembali meramaikan pasar otomotif dalam negeri dengan menghadirkan berbagai teknologi terbaru

Apalagi, saat ini pergerakan industri otomotif Indonesia tengah mengalami perkembangan positif usai terdampak pandemi Covid-19 setahun kemarin dengan pertumbuhan penjualan 68 persen.

"Pergerakkan itu juga terlihat dari antusias konsumen dan berbagai merek mobil yang saling menunjukkan keunggulan teknologi yang dimiliki selama GIIAS 2021 dengan memamerkan tipe mobil baru," kata Marketing Director of RHD Region Chery Motors, Qin Gang, Kamis (25/11/2021).


Menurut dia, meski pihaknya tidak ikut ambil bagian dalam pameran, Chery sebagai salah satu merek mobil terdepan tetap ikut berpartisipasi secara aktif dalam mempelajari kebutuhan pasar untuk mempersiapkan langkah besar di 2022.

Baca Juga: Merek mobil China siap bawa kendaraan listrik ke pasar Indonesia pada 2022

Adapun Indonesia, disebut merupakan salah satu negara dengan tingkat perkembangan ekonomi terbesar di ASEAN. Sehingga, perseroan akan menjadikan peluang tersebut sebagai “jembatan utama”.

"Dengan model investasi dan bisnis baru, yang mengandalkan keungulan teknologi, Chery berkomitmen untuk menghadirkan teknologi canggih dan produk-produk pintar bagi konsumen Indonesia," kata Qin.

Selain itu Chery juga akan mengekspor produknya ke negara-negara ASEAN lainnya melalui Indonesia sebagai basis produksi.

Dari sisi produk, untuk memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia yang kebanyakan merupakan keluarga besar dan keluarga muda, Chery secara khusus telah merancang dan mengembangkan 5 model sport utility vehicle (SUV).

Salah satu tipe mobil yang dikembangkan itu adalah SUV dengan kapasitas 7 tempat duduk yaitu Tiggo 8 Pro. Kendaraan akan berfokus pada kemewahan, bisnis dan teknologi canggih.

Model ini juga akan dilengkapi oleh mesin terbaru dari Chery yaitu 2.0 TGDI.

Baca Juga: Gaikindo: Mobil Listrik mempunyai potensi besar untuk masuk ke Indonesia

Mesin tersebut mengaplikasikan sistem pembakaran “i-HEC” generasi ke dua dan juga akan dilengkapi oleh sistem pengaturan termal terbaru, injeksi langsung bertekanan tinggi yaitu sebesar 350bar serta berbagai teknologi terdepan lainnya.

Pada data spesifikasinya, mesin terkait mampu menghasilkan daya maksimal 192 kW dan titik tertinggi pada 400Nm. Dengan torsi yang memiliki efisiensi termal sebesar 41 persen, dapat dikatakan bahwa sistem ini adalah satu sistem dengan daya terbesar di China.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Chery Ingin Jadikan Indonesia Basis Produksi di ASEAN

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto