Pada Januari 2026, APBN Sudah Tekor Sebesar Rp 54,6 Triliun



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatat defisit sebesar Rp 54,6 triliun atau 0,21% terhadap produk domestik bruto (PDB) pada Januari 2026. 

Defisit terjadi karena realisasi belanja negara lebih tinggi dibandingkan pendapatan negara di awal tahun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pendapatan negara hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun atau 5,5% dari target APBN sebesar Rp 3.153,6 triliun. 


Angka tersebut tumbuh 9,5%  dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Depresiasi Rupiah Tekan Sensitivitas APBN: Belanja&Beban Utang Berpotensi Makin Berat

Penerimaan perpajakan terealisasi Rp 138,9 triliun atau 5,2% dari target. Rinciannya, penerimaan pajak sebesar Rp 116,2 triliun (4,9% dari target) dan kepabeanan serta cukai Rp 22,6 triliun (6,7% dari target). 

Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tercatat Rp 33,9 triliun atau 7,4% dari target.

Di sisi belanja, realisasi mencapai Rp 227,3 triliun atau 5,9% dari pagu APBN 2026 sebesar Rp 3.842,7 triliun. Angka ini tumbuh 25,7% dibandingkan Januari tahun sebelumnya.

"Ini menunjukkan akserelasi belanja pemerintah sejak awal tahun khususnya untuk mendukung program prioritas, menjaga daya beli dan mendorong pertumbuhan ekonomi di triwulan pertama," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Baca Juga: Belanja Negara Sisa Rp 934,5 Triliun, Ekonom Sebut Sulit Terserap Dua Bulan Tahun Ini

Adapun keseimbangan primer tercatat defisit Rp 4,2 triliun, lebih baik dibandingkan posisi Januari tahun lalu yang masih mencatat defisit lebih dalam.

Untuk menutup defisit APBN, pembiayaan anggaran terealisasi Rp 105,1 triliun atau 15,2% dari target pembiayaan tahun ini sebesar Rp 689,1 triliun.

Selanjutnya: Kreatif Media Karya Gelontorkan Rp 674,35 Miliar untuk Borong Saham Bukalapak.com

Menarik Dibaca: Promo Payday Starbucks & Chatime Tebar Diskon Spesial hingga Bundling Hemat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News