KONTAN.CO.ID - JAKARTA. BP Tapera bakal semakin gencar menyalurkan pembiayaan Rumah Tapera melalui dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Tapera pada semester II-2023. Hal ini sebagai bentuk komitmennya dalam menyalurkan pembiayaan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tercatat dari monitoring penyaluran dana FLPP, Per 4 Agustus 2023, BP Tapera telah menyalurkan dana FLPP sebanyak 126.227 unit senilai Rp 14,16 triliun. Jumlah itu tersebar di 9.233 perumahan yang dibangun oleh 6.230 pengembang dari 38 Bank Penyalur di 33 provinsi dan 386 kabupaten/kota.
Tidak hanya untuk FLPP, BP Tapera juga telah merealisasikan pembiayaan Rumah Tapera untuk ASN sebanyak 3.254 unit senilai Rp 369,1 miliar. Baca Juga: Pendapatan Surya Semesta (SSIA) Naik 18,7% pada Semester I, Ini Penopangnya Komisioner BP Tapera, Adi Setianto optimis BP Tapera akan tetap mencapai target penyaluran Rumah Tapera FLPP sebanyak 229.000 unit rumah senilai Rp 25,18 triliun, dan Pembiayaan Rumah Tapera untuk ASN sebanyak 12.072 unit senilai Rp 1,5 triliun. ”Kami berupaya optimal untuk terus mewujudkan rumah yang berkualitas, tepat sasaran dan dihuni dengan terus melakukan inovasi dan layanan prima, sehingga penyaluran dana FLPP maupun Tapera dapat terealisasi sesuai target yang ditetapkan oleh pemerintah," ujar Adi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/8). Adapun, di sisa semester 2 tahun 2023 ini, BP Tapera siap menyalurkan dana untuk Rumah Tapera sebanyak 111.591 unit rumah senilai Rp 12,12 triliun. Jumlah itu terdiri dari dana FLPP sebanyak 102.773 unit senilai Rp 11,02 triliun dan dana Tapera sebanyak 8.818 unit rumah senilai Rp 1,1 triliun.