Pada Tahun Depan, Galva Technologies (GLVA) Anggarkan Capex Rp 80 Miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Galva Technologies Tbk (GLVA) berencana untuk menaikkan target belanja modal alias capital expenditure (capex) tahun depan. Direktur Bisnis Unit Document Solutions GLVA Suwardi Ngaturi mengatakan, GLVA akan mengalokasikan anggaran capex di tahun 2023 senilai Rp 80 miliar. Jumlah ini lebih tinggi sekitar 80% dari capex tahun 2022 yang senilai Rp 25 miliar.

Suwandi bilang, capex bakal dialokasikan untuk menebalkan pendapatan berulang alias recurring income melalui bisnis model managed services. Hal ini dilakukan dalam upaya mempertahankan target pertumbuhan yang sudah dipasang.

“Tentunya dengan besaran capex yang telah dianggarkan untuk tahun depan dapat menstimulasi langkah GLVA untuk meraih kinerja tahun 2023 lebih baik dari tahun sebelumnya atau minimal sama suksesnya dengan tahun ini,’ kata Suwandi.


Tahun ini, GLVA menargetkan penjualan dapat tumbuh lebih dari 30% dari tahun sebelumnya.  Tentunya, target optimistis ini berpengaruh terhadap peningkatan laba bersih GLVA yang diperkirakan naik hingga dua kali lipat secara tahunan di tahun ini.

Baca Juga: Bukit Asam (PTBA) Mulai Operasikan 10 Unit Bus Listrik untuk Kendaraan Tambang

Adapun GLVA meyakini dan konsisten mempertahankan persentase pertumbuhan kinerja penjualan yang sama di level 30% setiap tahunnya. Target ini tentunya didukung dari pertumbuhan industri yang menjanjikan dari peluang ceruk industri informasi komunikasi dan jasa.

Tingkat pertumbuhan tahunan majemuk alias Compound Annual Growth Rate (CAGR) sektor ini berpotensi tumbuh 7,5% pada 2020 sampai 2025, hingga mencapai US$ 128 miliar atau setara dengan 9% produk domestik bruto (PDB). 

Oki Widjaja, Direktur Utama GLVA menuturkan, GLVA telah mencetak keberhasilan pertumbuhan yang distrategikan secara organik dan non organik melalui ekspansi produk dan merek baru. Ini tercermin dari keberhasilan GLVA melahirkan anak perusahaan yang menyajikan produk informasi teknologi (IT) elektronik dalam negeri dengan merek lokal LIBERA.

“Strategi pengembangan perusahaan konsisten sejalan dengan natur bisnis GLVA yang diupayakan ke depannya dapat memperkuat fokus bisnis GLVA pada tiga pilar utama unit bisnis, yakni IT Distribution, Business Solutions dan Document Solutions,” kata Oki.

Sebagai gambaran, kinerja GLVA tumbuh positif sepanjang sembilan bulan pertama 2022. GLVA meraih laba sebesar Rp 51,59 miliar per kuartal ketiga, tumbuh 122% atau setara penambahan Rp 28,38 miliar jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 23,20 miliar.

Baca Juga: Merdeka Copper (MDKA) Terbitkan Obligasi Rp 3,1 Triliun Dengan Kupon 10,3%

Tercapainya peningkatan laba bersih diperoleh dari kenaikan penjualan bersih. Per akhir September 2022, GLVA membukukan penjualan sebesar Rp1,73 triliun, naik 54,4% dari pendapatan sebelumnya senilai Rp 1,12 triliun.

Oki mengatakan, pencapaian GLVA tahun ini tidak lepas dari perumusan bisnis strategi yang tepat, dimana GLVA berpartisipasi dalam pemulihan ekonomi dan industri pasca Covid-19, khususnya di bidang teknologi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi